True Blood Twitter

Sunday, January 27, 2008

Bronchial Asthma

Penyakit asma termasuk lima besar penyebab kematian di dunia, yaitu mencapai 17,4 persen. Sementara di Indonesia, penyakit ini masuk dalam sepuluh besar penyebab kesakitan dan kematian. Wajar bila wadah organisasi profesi dan non-profesi yang bergerak dalam bidang penanggulangan asma di Indonesia, Dewan Asma Indonesia (DAI), resmi diluncurkan pada Rabu (14/11/07).
Cepe dari Gizi.net

Istilah «asma» berasal dari bahasa Yunani, yang memiliki arti «sukar bernapas». Istilah ini sebenarnya sudah dipergunakan sejak 2000 tahun yang lalu oleh Hipocrates. Asma dilukiskan sebagai kesukaran bernapas atau sesak yang disertai batuk dan mengi. Bentuk serangan bisa terjadi secara berbeda-beda dari waktu ke waktu. Penderita bisa mendapat serangan dari jam ke jam atau bahkan dari hari ke hari.

Cepe dari http://www.blogdokter.net

Bronchial Asthma, yang tidak ditangani secepatnya, pasti akan fatal akibatnya, karena otot saluran pernafasan menyempitkan jalur keluar masuk udara dari/ke paru2. Hal ini sebenernya biasa aja kalo si otot bergerak melebar dan menyempit secara konstan.
Pada penderita asthma, si otot ini mengalami kerusakan. Bila kambuh, ototnya menyempit tanpa bisa melebar kembali secara biasa. Kalo sudah begitu, butuh pertolongan obat2an untuk membuat ototnya rileks.
Karena otot saluran menuju paru2 menyempit, otomatis organ2 lainnya tidak mendapatkan pasokan oksigen, terutama otak. Jaringan otak akan rusak bila oksigen yang dibutuhkan tidak bisa didapatkan selama sekian menit.

Penyebab Asthma macem-macem. Ada yang karena cuaca dingin, ada yang karena makanan, atau debu, atau pikiran/stress, atau asap rokok, atau terlalu capai dsb. Tergantung dari tingkat ketahanan tubuhnya.
Penyebab Asthma-ku ada 3 macem : debu, makanan, dan Asap Rokok. Debu dan makanan gampang dihindari deh... tapi tidak ASAP ROKOK!
Indonesia gitu lho! SURGANYA PEROKOK!
anak2 sd aja udah ngerokok!

Yang jelas, APAPUN penyebab asthma, Serangan Asthma BISA BERAKIBAT FATAL!

Seperti yang tertulis di Gizi.net td :
Menurut Faisal (Prof Dr Faisal Yunus PhD SpP(K)), tingginya angka kematian akibat asma banyak disebabkan oleh kontrol asma yang buruk serta sikap pasien dan dokter yang seringkali meremehkan tingkat keparahan. ''Padahal asma yang tidak terkontrol dapat membatasi kualitas hidup secara drastis,'' ingatnya.

Dulu pernah asthmaku ga aktif selama beberapa tahun, sampe lupa rasanya kena serangan asthma itu.
Kemudian, sewaktu lagi liburan, ngumpul bareng keluarga besarku, ua-ua dan mamang2-ku ngerokok semua. terpapar asap rokok, tiba2 asthma kambuh. Ga ada peringatan dulu deh! Tanpa ba bi bu, lgsg berat!
Ya ampun! Bener2 deh! Untungnya di dekat vila itu, ada gawat darurat.

Suatu kali, Dad pulang dari Batam, bawa oleh-oleh kelinci laut(atau belut laut?) asin yang garing. Enak bgt deh... aku makan tuh. krauk-krauk.
Entah kebanyakan atau badanku nolak, tiba2 asthma kambuh lagi, sama jg dengan di atas, tanpa peringatan apapun.
Aku inget bgt nih, malem2 (sekitar jam 11 malem, waktunya Mom&Dad tidur), aku berdiri di depan pintu kamarku dengan nafas yang bener2 berat bgt... Mom lgsg baringin aku, sementara Dad cari inhalerku.
Begitu dapet, disemprot sampe 2-3 kali jg ga lega2! Ga mempan gitu... padahal biasanya sekali aja, udah lgsg lega.
Akhirnya Dad teriak-teriak ke lt bawah, bangunin pembantuku, nyuruh bukain gembok dan gerbang depan. Sementara Mom ngambil mantel dan bantal buat di mobil..
Dan aku tengkurap di pangkuan Mom, dibawa ke MMC kuningan. Di jalan menuju ke MMC, rasanya LAMAAAAAAAA BGT!
Mom terus-terusan ngomong, "Sabar, teh... Sabar, teh..." nyaris nangis. Sementara aku cuma bisa nahan nangis deh! Saking ga bisa nafas, aku coba gerakin badan biar terlentang. Tapi ga lega juga.
Begitu nyampe di MMC, masuk UGD, lgsg dipasang oksigen murni, Nebulizer, DAN (ini yang paling aku benci) DISUNTIK PULA!
Berbaring di ranjang RS, aku baru nangis. abis liat Mom nangis gitu, matanya merah deh! "Jangan nangis, teh, nanti makin susah nafasnya." kata Mom.
Aku dipasangin Nebulizer di MMC kira2 1 jam sampe obatnya habis.
Waktu obatnya habis, lumayan bisa bernafas, meskipun masih agak sesak, ga sampe kyk td.
terus pulang.
Dateng-dateng ke rumah, aku tidur di kamar Mom, berdua sama Mom. Sementara Dad di kamarku.

Want to know more about Asthma?
Pls do click these links :
- Answer.com
- Wikipedia.com
- MayoClinic.com
- Yahoo Health

web/blog dalam Bahasa Indonesia :

- Asma Bronkial
- Asma Penyebab Kematian Terbesar Kelima
- Satu Dari Sepuluh Anak Indonesia Menderita Asma
- Penderita Asma Usia Muda Lebih Rentan Terhadap Gangguan Jiwa

Or Googling it :)

3 comments:

NengDJ said...

duh sereem..trinieee...lagi apa..? numpang komen aaahh..kapan2 maen ke blogku yaa....mwwaah

L U P I N said...

Sippp...

Rika, Mamanya Naufal said...

aku juga punya asthma trin.. kalo kena serangan, ga sesak napas.. tp langsung batuk ga berhenti-berhenti sampe ga bisa napas..:(

terakhir gara-gara makan mangga, lagi di Bali lagi, kerja untuk COP 13 tentang Perubahan Iklim kemaren, jam 11 malem.. keliling2 ketemunya cuma klinik 24 jam.. disuntik, langsung sembuh.

Nyebelin deh kalo udah kena asthma